Tips Kesehatan

Jaga Kesehatan pada Mata dengan Mewaspadai Berbagai Penyakit

Menjaga kesehatan pada mata sebelum terjadi berbagai gangguan yang mempengaruhi fungsi penglihatan sebenarnya cukup sederhana. Hindari terlalu sering menatap gadget, menonton tv dari jarak dekat, berkendara tanpa pelindung, dan banyak lagi kebiasaan buruk lainnya.

Mata adalah indra penting bagi tubuh karena fungsinya dapat mewakili keseluruhan kerja tubuh. Ketika kesehatan organ penglihatan mengalami gangguan maka besar kemungkinan banyak aktivitas terganggu, apalagi ketika harus berkonsentrasi melihat tulisan jarak jauh.

Terganggunya organ mata juga dapat menyebabkan salah paham, seperti ketika di jalan bertemu orang yang dikenal, namun karena rabun jadi tidak menyahut saat dipanggil. Akhirnya orang tersebut menyangka Anda sombong, padahal memang tidak terlihat jelas.

Permasalahan pada mata dapat terjadi pada tingkatan ringan sampai berat, tergantung kondisi dan jenis penyakitnya. Pastinya, lebih baik mencegah dan jika sudah terjangkit maka sebaiknya melakukan penanganan sedari gejala belum parah supaya tidak terjadi kerusakan.

Berbagai Kondisi yang Mengganggu Kesehatan pada mata

Setiap orang memiliki kondisi kesehatan berbeda, sebenarnya sulit juga menemukan orang dengan kondisi mata 100% sehat, apalagi jika sudah sering berbaur dengan polusi dan berhadapan dengan komputer.

Permasalahan kesehatan pada mata tergantung pada tingkatannya, jika dibiarkan terus-menerus maka kondisi berikut ini bahkan berpotensi menyebabkan kebutaan:

1. Katarak

Katarak adalah kondisi dimana bola mata berubah warna atau cenderung menjadi berkabut serta keruh. Biasanya pemicunya karena usia, diabetes, peradangan, serta terjadinya cedera. Setelah mendapati gejala demikian sebaiknya segera diobati.

Jika diabaikan dalam waktu lama maka perlahan katarak semakin meluas. Parahnya tinggal menunggu waktu sampai kebutaan terjadi dan mengganggu kesehatan pada mata. Katarak rentan menjangkit orang tua, namun tidak menutup kemungkinan pada usia muda juga bisa mengalaminya.

2. Glaukoma

Glaukoma terjadi karena beberapa kondisi, diantaranya mata kemerahan, nyeri, penglihatan kabur, sampai dengan merasa mual serta muntah. Sebenarnya kondisi ini dapat diatasi menggunakan obat tetes mata, obat minum, tindakan laser, dan juga operasi.

Apabila dibiarkan terus-menerus maka berpotensi terjadi kebutaan dalam jangka waktu beberapa tahun saja. Jika menemukan kondisi seperti ini maka Anda dilarang mengabaikannya begitu saja.

3. Trakoma

Hati-hati ketika mata terasa gatal, timbul kemerahan, bahkan sampai mengeluarkan nanah karena bisa jadi itu tanda terjangkitnya trakoma. Berdekatan dengan penderita trakoma harus waspada karena sifatnya menular dari berbagai media yang digunakan.

Kondisi kesehatan pada mata seperti ini bisa ditangani melalui menjaga kebersihan diri, tidak merokok, dan membatasi waktu ketika harus berada di depan layar komputer. Menjalani pola hidup sehat jauh lebih baik daripada kena batu pada akhirnya.

Untuk mendeteksi trakoma ini sebenarnya tergolong mudah jika mengetahui ciri-cirinya secara spesifik. Adanya kejadian tidak normal, seperti keluarnya nanah dari mata menjadi salah satu tanda bahwa kondisi penglihatan sedang tidak baik-baik saja.

4. Retinopati Diabetik

Kondisi retinopati diabetik hanya mengancam para penderita diabetes akut dengan kadar gula yang cenderung selalu tinggi. Kadar gula tidak seimbang menyebabkan sumbatan aliran darah ke retina sehingga jika dibiarkan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kebutaan.

Pada awalnya memang hanya terjadi gejala kehilangan ketajaman penglihatan sedikit, namun jika dibiarkan akan semakin parah. Sebelum hal tersebut terjadi, penting memperhatikan kadar gula dalam tubuh untuk tetap seimbang.

Diabetes termasuk golongan penyakit berbahaya, bukan hanya untuk kesehatan pada mata, namun juga bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Apalagi diabetes merupakan salah satu penyakit komorbid pemicu kondisi tubuh pasien covid menjadi semakin parah.

5. Keratitis

Keratitis merupakan gangguan pada kornea mata yang disebabkan oleh adanya ancaman virus serta bakteri pada organ penglihatan tersebut. Biasanya ditandai dengan mata merah, gatal, berair, dan sensitif ketika ada cahaya, seperti susah sekali terbuka padahal cahaya masih normal.

Pemicunya banyak, bisa karena paparan polusi udara, posisi lensa kontak tidak benar, dan juga mata yang kekurangan vitamin A. Siapapun bisa mencegahnya, namun ketika sudah terjangkit maka yang bisa dilakukan adalah penanganan tepat.

Setiap orang memiliki masalah berbeda dan disebabkan oleh berbagai faktor dari keseharian, misal karena pekerjaan mata menjadi rabun. Berbagai penanggulangan kesehatan pada mata dapat dilakukan sedari dini bahkan sebelum vonis penyakit menghampiri Anda.

Baca Juga:  Cara Jitu Mencegah Terjadinya Malnutrisi pada Lansia

Baca Juga

Back to top button