Tips Kesehatan

Atasi Gejala Penyakit Anosmia dengan Penanganan Mandiri di Rumah

Kehilangan indera penciuman atau gejala penyakit anosmia belakangan mendapatkan perhatian khusus seiring gejala tersebut menjadi salah satu gejala covid-19. Tanpa adanya covid-19, setiap orang bisa mengalami kehilangan penciuman yang disebabkan oleh berbagai faktor.

Jangan dulu panik karena ternyata Anda dapat mengatasinya sendiri dari rumah dengan berbagai cara. Orang yang mengalami kehilangan penciuman bukan berarti sepenuhnya covid. Ada juga memiliki kecenderungan polip, pilek, atau hanya hidung tersumbat saja.

Untuk itu sebelum panik berlebihan perlu pemeriksaan menyeluruh sehingga penanganan dapat dilakukan sesegera mungkin. Sebenarnya penderita kehilangan indera penciuman tersebut bisa langsung sembuh sendiri asalkan hawa dingin mulai menghilang dari sekitar.

Namun, apabila gejala hilangnya fungsi hidung terjadi pada penderita c19 maka membutuhkan penanganan khusus demi mengobatinya. Namun, jangan panik sekali lagi karena dengan ketenangan, Anda dapat mengatasinya dari rumah secara mandiri.

Ketika hidung kehilangan indra penciuman, biasanya karena sedang mengalami flu sehingga banyak orang abai dan menunggu sembuh sendiri. Pada kondisi tertentu memang akan sembuh dengan sendirinya, namun pada kondisi khusus membutuhkan penanganan lebih.

Cara Mengatasi Gejala Penyakit Anosmia di Rumah

Hilang kemampuan mencium aroma belum tentu karena corona. Namun, jika sudah beberapa hari kondisinya tidak kunjung membaik maka tidak ada salahnya untuk menangani gejala mengganggu tersebut dengan beberapa langkah berikut:

1. Konsumsi Jahe

Jahe akan lebih nikmat jika ditambahkan dengan teh sekaligus madu untuk menambah rasa manis. Minuman bercita rasa pedas dan hangat ini diklaim mampu mengatasi gejala penyakit anosmia pada penderitanya.

Cara membuatnya sangat mudah, kupas jahe kemudian tumbuk dan seduh menggunakan air mendidih kemudian tambahkan teh sekaligus madu. Minum selagi hangat supaya badan merasa lebih segar.

Variasi bahan pendukung minuman jahe ini bisa apa saja, yang penting bahan utamanya adalah jahe. Fungsinya bukan hanya untuk memancing kembalinya penciuman, namun juga supaya imun tubuh semakin kuat.

2. Latihan Indera Penciuman

Anjuran untuk melatih indera penciuman ini berguna sebagai latihan bagi saraf-saraf terkait supaya fungsinya kembali seperti semula, Coba berbagai benda dengan aroma menyengat dan gunakan ingatan Anda agar pemulihan bisa lekas terjadi.

Contoh, memanfaatkan minyak kayu putih, mawar, parfum, lemon, dan aroma lainnya. Lakukan secara rutin demi mengembalikan penciuman seperti semula. Anda juga dapat menggunakan berbagai benda lain dengan aroma menyengat untuk melatih saraf.

Semakin sering latihan dilakukan maka semakin lekas proses pemulihan hidung dari gejala penyakit anosmia yang mengganggu penciuman. Rajin melatih penciuman tidak perlu bantuan tenaga khusus, asalkan Anda telaten dan rutin melakukannya sendiri sudah cukup.

3. Irigasi Hidung

Untuk melakukan irigasi, gunakan larutan garam yang sudah tersedia langsung di berbagai apotek. Namun, jika hendak membuat sendiri maka Anda dapat menggunakan garam masak dengan soda kue kemudian campurkan menggunakan air matang.

Setelah itu masukan cairan tadi ke dalam botol semprot kemudian semprotkan pada area hidung sebagai penanganan gejala penyakit anosmia. Supaya tidak salah penanganan, pastikan Anda mengikuti sesuai cara berikut:

  1. Miringkan kepala ke salah satu sisi, kanan atau kiri terserah.
  2. Semprotkan cairan dengan arah berlawanan saat kepala miring dan hanya ditujukan pada salah satu lubang hidung.
  3. Nantinya larutan tadi akan keluar sendiri melalui lubang hidung lain atau melalui mulut.
  4. Ulangi proses dalam beberapa kali sehari sampai terasa kembali berfungsi normal.

Irigasi hidung ini biasanya dilakukan ketika seseorang mengalami alergi sehingga penanganan latihan mencium dan konsumsi jahe saja belum cukup. Penting untuk membuat takaran secara tepat supaya penanganan yang didapatkan lebih akurat.

4. Konsumsi Obat

Jika ketiga cara diatas masih belum mampu meredakan gejala kehilangan indera penciuman maka Anda dapat mengatasinya lagi dengan obat-obatan. Adapun berbagai jenis obat untuk dikonsumsi ini nantinya harus berdasarkan pada resep dokter sehingga secara tidak langsung harus konsultasi.

Karena jika tidak kunjung membaik, bisa jadi kondisi tubuh pasien berbeda-beda dan membutuhkan penanganan khusus. Apa yang dijelaskan di atas adalah penanganan umum, namun tidak semuanya bisa mengatasi kehilangan penciuman dengan cara tersebut.

Ini mengapa mengenali gejala dan penyebab penyakit sedari awal sangatlah penting. Semakin akurat mengetahui penyebabnya maka semakin lekas dan tepat gejala penyakit anosmia dapat tertangani tanpa menimbulkan tingkat keparahan lebih lanjut.

Baca Juga:  Alami Jenis Penyakit Vertigo Setelah Berhubungan Intim? Kenali Penyebabnya

Baca Juga

Back to top button